Sejarah Singkat SKKK Malang

Sekolah Kristen Kalam Kudus Malang didirikan pada 21 Januari 1953, beberapa bulan setelah didirikannya Seminari Alkitab Asia Tenggara. Dr. Andrew Gih bersama dengan Dr. Peter Wongso, yang sebagai motor penggerak tercetusnya GKKK dan SKKK yang ada di seluruh Indonesia.

Dr. Andrew Gih awalnya seorang pemuda miskin di kota Shanghai. Kesehariannya Ji Zhi Wen, nama asli Dr. Andrew Gih, belajar bahasa inggris di sekolah Bethel. Guru-guru yang mengajar adalah misionaris dari China Inland Mission. Di sini ia mengenal Kristus. Ketika Zhi Wen berumur 23 tahun. Zhi Wen bekerja sebagai tukang pos dan karirnya terus menanjak. Di saat itu Ji Zhi Wen mendapatkan panggilan Tuhan untuk memberitakan Firman Tuhan.

Ia pergi menginjil dan berkhotbah ke lebih dari 50 negara, salah satunya bersama John Sung. Pada Juni 1951 Ji Zhi Wen yang di kemudian hari lebih dikenal dengan nama Andrew Gih, datang melayani di Indonesia untuk mengadakan kebaktian-kebaktian kebangunan rohani di Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan.

Dan saat di medan itulah Dr. Andrew Gih bertemu dengan Dr. Peter Wongso yang menjadi murid pertamnya di MAAT (Madrasah Alkitab Asia Tenggara).

Dr. Andrew Gih dan Istri
Dr. Peter Wongso dan Istri

Dr. Andrew Gih bersama Dr. Peter Wongso mendirikan Madrasah Alkitab Asia Tenggara pada 19 September 1952 di Bandung ( Tahun 1954 dipindahkan ke Malang) serta Gereja Kristen Kalam Kudus.

Saat ini (data 2019) tercatat sebanyak 120 Sekolah Kristen Kalam Kudus tersebar di 17 provinsi di Nusantara, yang menjadi kesatuan sebagai keluarga yang cukup besar. Total murid di tahun 2019 kurang lebih sudah mencapai 22.148 total dari keseluruhan mulai dari Sumatera Barat sampai dengan Papua.

Di Sumatra sudah berdiri 9 Sekolah Kristen Kalam Kudus, di Pulau Jawa terdapat 8 sekolah, Kalimantan terdapat 1 Sekolah, Sulawesi terdapat 2 sekolah, Maluku hadir dengan 1 sekolah, di pulau Bali terdapat 1 sekolah, dan di pulau yang paling ujung pulau Papua terdapat 6 sekolah.